Selasa, 20 September 2011

Foto-foto Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Garut































MAPRAS dan OPAK Universitas Garut

Alhamdulillah, Universitas Garut kembali menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2011-2012
Acara seremonial penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan 16-18 September 2011, berlangsung dengan hidmat dan meriah.
Kemeriahan juga ditandai dengan digelarnya berbagai acara dari mulai longser, unjuk kebolehan dari berbagai UKM, Mangsi, Pertunjukkan Pencak Silat, Yudo, Karate, Taekwodo, Boxer dan lain sebagainya.
Acara juga ditutup dengan pementasan drama dari mahasiswa Fakultas Agama Islam yang menampilkan cerita dalam bahasa Arab namun dengan nuansa lokal menghadirkan tema “Jalangkung”
Kebahagiaan terasa sempura dengan kedatangan Dicky Candra (Wakil Bupati Garut atau mantan ya ?) dan Ibu Rani Permata ke acara tersebut.
Kehadiran Dicky Candra terasa begitu penting menjelang saat-saat pengunduran dirinya sebagai wakil bupati Garut. Hal tersebut menyisakan pertanyaan masayarakat Garut khususnya dan bangsa ini, sebenarnya ada apa seorang wakil bupati kok begitu teganya meninggalkan jabatannya. Sedangkan orang berlomba-lomba menjadi pejabat ? Apalagi terpilihnya beliau Bupati dan Wakil Bupati melaluipemilihan langsug yang mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Masyarakat menaruh harapan besar kepada pasangan Aceng Fikry dan Dicky Candra pada waktu itu sebagai calon dari indepeden.
Akan tetapi di tengah perjalannya, Aceng Kholik Fikri “mengkhianati” dengan “cari aman” masuk dan menjadi pengurus Partai Golkar.Ironis, akan tetapi tidak mengherankan, karena sebelumnya Aceng Fikri sebelumnya juga orang partai, beliau merupakan Ketua Terpilih Partai Kebangkitan Bangsa yang tidak di SK kan oleh Gus Dur waktu itu.
Kesedihan masyarakat Garut dengan pengunduran Dicky Candra sebagai Wakil Bupati Garut karena memang selama menjabat sebagai Wakil Bupati, Dicky Candra selama ini merupakan pemimpin yang selalu peduli dengan masyarakat Garut, khususnya kerjasama yang terjalin baik antara Pemda kabupaten Garut dengan Universitas Garut. Hal tersebut ditandai dengan kepedulian Bupati dan Wakil Bupati garut selama ini.
131624460169571521
Dalam sambutannya, Dicy Candra memaparkan bahwa hidup ini keseluruhannya adalah pilihan, apapun itu, dari mulai bangun, tidur, sampai dengan bangun lagi kesemuanya merupakan pilihan dalam hidup. Life is Choice, begitulah beliau katakan.
Termasuk keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan Wakil Bupati Garut merupakan pilihan yang sudah dipikirkan matang-matang. Walaupun banyak yang memepertanyakan sampai bersikap sinis atas kemundurannya tersebut.
Beliau mengakui, keputusannya untuk mundur dari Wakil Bupati Garut belum tentu keputusan yang benar, akan tetapi keputusan tersebut demi kebaikan semuanya, khususnya masyarakat Garut. Selama menjabat sebagai Wakil Bupati Garut, Dicky Candra menyatakan banyak hal telah dilakukan, bahkan tanpa membebani APBD dia sudah menggulirkan berbagai program melalui swadaya dan sponshorshif.
Dicky Candra siap memaparkan alasan mundurnya beliau dari Wakil Bupati Garut ketika forumnya jelas. Ada indikasi bahwa pengunduran diri Wakil Bupati Garut dari jabatannya karena adanya ketidaktransfaranan dalam pengelolaan APBD Kabupaten Garut serta pembagian peran yang tidak jelas antara Bupati dengan Wakil Bupati.
Beliau mengibaratkan kalau sepasang suami istri, maka Bupati itu istrinya adalah Sekretaris Daerah, sedangkan dia sendiri hanya dijadikan supir tembak yang hanya dipakai ketika sangat dibutuhkan saja.
Namun begitu, Dicky Candra menyatakan bahwa pengabdiannya kepada masyarakat garut tidak akan berhenti begitu saja. Dia akan tetap berkiprah untuk masyarakat Garut melalui media lain yang lebih tepat.
1316246183258760978
“Berbahagialah Anda yang bisa jadi mahasiswa,  karena saya sendiri sebenarnya merindukan menjadi mahasiswa (beliau sendiri lulusan SMA), saya hayang ngajaran diheureuyan senior he…he…., bukan tak mau, akan tetapi saya waktu itu anak paling besar, harus memberi contoh adik-adik saya, biaya tak ada, makanya saya pernah berprofesi apa saja, pengamen, sopir angkot, artis, sampai wakil bupati dijalani” Begitu ungkapan langsung Dicky Candra kepada para mahasiswa.
Pesan beliau untuk para mahasiswa :”Gunakan kesempatan Anda (mahasiswa) untuk mencari ilmu dan mengamalkannya, sebab tidak semua orang punya kesempatan sebaik Anda”
Dicky Candra berpesan : “Jadilah Pemberani Seperti Domba Garut, Namun Bersikaplah Manis Seperti Dodol Garut”
Rektor Universitas Garut secara resmi menerima mahasiswa baru tersebut dan menyerahkannya kembali kepada para dekan dan pimpinan Fakultas yang meliputi 7 fakultas dan satu Program Pascasarjana untuk dididik menjadi intelektual-intelektual bangsa melalui universitas Garut.
Selamat Jalan Kang Dicky, Semoga pengunduran diri Dicky Candra dari kursi Wakil Bupati Garut benar-benar keputusan terbaik bagi Beliau dan keluarga juga bagi masyarakat dan Garut secara keseluruhan. Walau tak lagi menjadi wakil bupati, namun pegabdian kepada masyarakat masih terus bisa dilakukan….Salam Sukses Kang Dicky, besok-besok kalau nyaloninn jadi Bupati Garut ingat saya ya.., saya sih ggak nyalonin diri jadi wakil bupatinya Kang Dicky, tapi kalau kang Dicky berkenan dan masyarakat meminta saya untuk menjadi wakil Bupati Garut apa hendak dikata…itu namanya Taqdir…he…he….